Minggu, 29 September 2013

Bebek Garang Margonda

Setiap minggu sepertinya selalu saja ada tempat makan baru di Jl. Margonda Depok. Sebagai jalan utama Depok, Margonda memang menjanjikan kesempatan usaha bagi siapa saja yang berani memanfaatkan ramainya pemakai jalan. Yang punya konsep bagus dan rasa enak biasanya bertahan, yang tidak siap-siap gulung tikar. Bebek Garang merupakan salah satu tempat makan baru di Margonda. Nampaknya pemiliknya ingin mencoba peruntungan dari booming kuliner bebek akhir-akhir ini. Mari kita coba!

Eksterior dan interior Bebek Garang sederhana, khas kantin makan biasa. Yang unik adalah disediakannya mainan di atas meja pengunjung. Ada ular tangga lengkap dengan dadu, ada kartu remi dan kartu Uno. Lucu juga. Ternyata pengunjung banyak lho yang memanfaatkan mainan ini sambil menunggu pesanan datang. Salah satu kelemahan dari bebek garang ini adalah lokasinya yang terlalu terbuka, dan pengamanan yang sangat minimal, sehingga beberapa "peminta-minta" bisa leluasa masuk menghampiri meja pengunjung. Jumlah waiter yang terlalu sedikit juga membuat pelayanan kurang cepat.


Sesuai namanya, maka kuliner berbahan dasar bebek menjadi unggulan disini. Order pertama adalah bebek goreng kremes yang disajikan dengan kol goreng, lalapan dan sambal. Bebeknya lumayan enak, tapi sambalnya kurang pas. Kualitas dan Pedasnya sambal jauh dibawah Beber Slamet sang pioner bebek goreng.

Menu berikutnya bebek bakar cabe ijo.Menurut Mr Karmi yang order, bebeknya kurang enak. Cabe hijaunya pun tidak mampu mendongkrak rasa bebek secara keseluruhan.
Faktor keamanan tempat dan sambal yang kurang pas sepertinya menjadi alasan utama mengapa bebek garang ini belum mampu mencuri perhatian The Karmis untuk mampir lagi lain kali. Sepertinya pengelola melakukan improvement yang lebih baik agar bisa bertahan di persaingan kuliner Margonda. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar