Senin, 23 September 2013

First Movie on Theater

Perasaan pertama kali mengajak Nasywa ke bioskop? deg degan. Banyak aja yang dipikirin, takut dia teriak pas lampu diredupin, takut bosen dan ngajak balik padahal baru mulai filmnya (kan sayang tiketnya lumayan mahal haha), sampai pemikiran yang agak dalam seperti perlu nggak sih anak diajak nonton ke bioskop. Kami paling tidak bisa menerima dengan alasan apapun fenomena saat ini dimana orangtua dengan mudahnya mengajak anaknya menonton film yang bukan diperuntukkan bagi usia mereka. Bahkan film action yang dianggap amanpun, ada aksi-aksi kekerasan yang bisa memicu agresivitas anak. Apalagi mafhum semua film barat pasti ada bumbu-bumbu asmara, adegan ciuman dan seterusnya. Sungguh tidak sesuai menjadi tontonan anak.
 

Maka, baru di usianya yang ke-4, Nasywa bisa menikmati film pertamanya di bioskop.  Pilihan yang tepat dari segi usia, karena sudah bisa diajak ngomong dan diberi pengertian apa yang boleh dan tidak. Nasywa semangat saat membeli antri membeli tiket, menunggu, antri membeli popcorn, antri masuk studio, dan mencari tempat duduk. Sebelum lampu mati, Mrs Karmi sudah memberi gambaran pada Nasywa bahwa nanti lampu dimatikan agar film terlihat, tapi masih ada cahaya yang berasal dari proyektor film. Jangan lupa perut anak harus diisi dan memotivasinya untuk pipis dulu sebelum masuk studio.

Film pertamanya adalah The Smurfs 2. Film yang sangat cocok untuk Nasywa, karena bercerita tentang Smurfette gadis kecil yang mencari kasih sayang Papa sejatinya. Tipe family film. Film juga dipenuhi musik-musik ceria yang sangat disukai anak-anak. Meskipun audio English, dan belum bisa baca subtitle, tapi Nasywa bisa mengerti dan menikmati keseluruhan film pertamanya. Good Job dear!

Film berikutnya yang ditonton akhir minggu ini adalah Planes. Mirip Cars gitu sih tapi ini cerita tentang pesawat bernama dusty yang bermimpi menjadi juara dunia balap pesawat. Berbagai usaha keras dijalaninya hingga kemudian bisa menjadi no 1.

Its time for Planes



with Daddy, before the show


like mommy, my girl like family drama movie

Mungkin karena filmnya terlalu laki-laki, Nasywa kurang menikmati film keduanya. Bahkan dia ketakutan saat Dusty menjalani seri balapnya. Takut jatuh ke laut katanya hehe. Like mother like daughter, lebih suka film-film drama keluarga ternyata.

Beberapa film anak sudah mengantri di deretan coming soon di 21. Asyiiiiik :)








Tidak ada komentar:

Posting Komentar