Senin, 16 September 2013

Sekolah Karakter IHF

Malu-malu plus semangat memakai seragam baru
This was just like dream come true. Sudah beberapa kali Mrs Karmi mengungkapkan keinginan yang besar agar Nasywa bisa masuk ke Sekolah Karakter IHF. Makin mupeng baca review di blognya mama cici -teman balet Nasywa-, tentang hari pertama cici sekolah di sekolah karakter. Sudah hopeless juga karena belum dipanggil juga, ya iya siih secara dapat nomor antrian 57 gitu lhooo.Mana mungkin dapet begitu pikiran kami.

Tapi Alhamdulillah, di medio Mei, tiba-tiba ada sms dan telp masuk ke hp Mr dan Mrs Karmi. Dari sekolah karakter, dan mengabarkan kalau Nasywa bisa keangkut kuota masuk di TK A. Jingkrak-jingkrak sepuasnya deh. Proses selanjutnya mengambil formulir pendaftaran, mengisi dan melengkapi isian formulir plus dokumen-dokumen pendukungnya. Setelah itu dijadwalkan wawancara.Prosesnya agak ribet terutama karena semuanya harus dilakukan di hari kerja. Sekolah tidak buka waktu weekend, so terpaksa beberapa kali izin dari kantor untuk keperluan daftar ini itu.

Pas wawancara itu, makin mantep nyekolahin Nasywa di sini. Bu gurunya -yang ternyata Wakil Kepala Sekolah PG-TKA-TKB- bener-bener sabar. Tujuan wawancara lebih untuk menggali keseharian anak kita, misalnya sejauh apa kemandiriannya, apa yang disuka atau tidak, ada riwayat sakit atau enggak, trus juga alergi pada anak apa saja. Juga diterangkan tentang bagaimana pengajaran di sekolah Karakter. Makin jatuh cintaa. Trial nasywa juga sukse. Dia sangat menikmati berbaur dengan calon sekolah barunya. Sebelum tahun ajaran baru dimulai diadakan seminar untuk orang tua, diberikan langsung oleh pendiri sekolah Ibu Ratna Megawangi. Kebetulan karena Mrs Karmi dinas, jadi Mr Karmi yang hadir seminar. Hasilnya? Luarbiasa memuaskan. Dengan berbusa-busa Mr Karmi cerita betapa seminar itu seperti membuka wawasan orang tua.

kakak masih mbul nih..
Here came the day..the first day school. Hari senin ini, Nasywa semangat sekali memakai seragam orange khas sekolah karakter. Mr Karmi mengantar sampai sekolah, sementara Mrs Karmi ikut menunggu di sekolah. Sebenarnya Nasywa sudah bisa naik jemputan -sudah daftar sebelumnya- dan sudah mandiri untuk tidak ditungguin. Tapi Mrs Karmi merasa wajib dan perlu, satu hari di sekolah Nasywa merasakan menjadi Ibu yang baik dan benar, mengantar dan menjemput anak dari sekolah hehe.

Sampai di sekolah, beberapa ibu guru sudah berdiri di gerbang, menyambut  kedatangan para murid. Saat ditanya nama dan kelas nya, Nasywa malu-malu menjawab hihi. Kami ditunjukkan ruang kelas Nasywa yaitu TKA Baik Hati.
Ibu Tia dan Bapak Singgih, guru TKA Baik Hati sudah menyiapkan hiasan Selamat datang di depan kelas. Lucu..Penamaan kelas di Sekolah Karakter mengikuti 9 pilar yang ditekankan disini, misalnya untuk  ada baik hati, percaya diri, dermawan, dan lain lain.


Setelah menyimpan tas di loker, sambil menunggu waktu masuk, Nasywa bermain dulu di halaman. Sekolah Karakter, untuk PG dan TK nya menempati wing kiri dengan desain semi outdoor. Terdapat 1 lokal untuk PG, 3 kelas TKA di bawah, dan 3 kelas TKB di atas TKA. Ruang kelas TKA dan B tersebut sekaligus menjadi sentra, semacam moving class gt dee. Karena semi outdoor, maka udara di kelas terasa nyaman, segar, walaupun tidak memakai AC. 

TK A Baik Hati

Dan, inilah yang membuat kami jatuh cinta pada Sekolah Karakter. Arena bermain pasir yang luas dan bersih. Anak-anak langsung duduk manis dan sibuk dengan alat-alat mainnya.






Ada juga rumah pohonnya lho. Ada harapan kami agar Nasywa meningkat motorik kasarnya dan menjadi lebih berani dengan kegiatan outdoor yang lebih menantang. Contohnya naik ke rumah pohon dan beberapa mainan yang ada di sini.


Tepat jam 8, anak anak diajak berbaris di lapangan dalam, diurutkan sesuai kelasnya. Bapak dan Ibu guru dengan ceria memperagakan yel-yel sekolah karakter dan beberapa lagu anak. Beberapa anak yang awalnya masih malu-malu akhirnya menjadi lebih terbuka dan mulai berani masuk ke barisannya. Sayang tak berapa lama gerimis turun, sehingga semua murid masuk ke kelasnya masing-masing.


Di kelas, ada papan absensi dan papan emosi. Anak-anak didorong untuk memilih dan menggungkapkan bagaimana perasaan mereka hari ini. Ini bertujuan agar guru bisa menyesuaikan dengan suasana hati anak. Alhamdulillah pagi ini Nasywa memilih emoticon smile. Dia bilang dia senang masuk sekolah..


Beginilah suasana kelas TK A Baik hati. Anak-anak tekun mendengarkan Bu Tia. Suasana kelasnya fun. Guru juga terlihat bisa meng-handle kelasnya dengan baik.
 Kemudian, anak-anak ngampar di sudut kelas. Ngapain mereka? ternyata mereka membuat rule of the class. Bu Tia membimbing anak untuk menyepakati apa yang baik dan apa yang tidak dilakukan di kelas. Anak-anak semangat sekali membuat papan peraturan kelasnya.  Katanya, kalau mereka lupa, atau berbuat yang tidak sesuai, bisa diingatkan melalui peraturan kelas yang dipajang di salah satu dinding. Memang beginilah salah satu cara yang diajarkan Sekolah Karakter untuk membangun sikap karakter anak yang disiplin dan bertanggung jawab.




 Bulan September ini, masuk bulan ketiga Nasywa bersekolah di Karakter. Sebagai orangtua, kami puas dengan sistem pengajarannya. Komunikasi dengan guru berjalan lancar baik melalui buku penghubung maupun sms/telepon. Terlalu dini untuk mengatakan apa memang semua pengajaran di sekolah karakter terbukti bagus. Tapi yang jelas Nasywa selalu semangat sekolah, bahkan ketika dia harus bersiap-siap sangat pagi untuk sekolah -jemputan datang antara jam 06.00-06.30-. Guru juga mengingatkan misalnya di sekolah sudah diajarkan tentang pilar disiplin, disiplin itu apa, bagaimana anak disiplin dibentuk melalui kegiatan sehari-hari, dan mengajak orangtua untuk sama-sama menerapkan pilar tersebut di rumah, serta meminta orangtua memberikan feedback tentang perkembangan disiplin anak di rumah.

Semoga hari-hari mendatang di Sekolah Karakter IHF menjadi hari-hari yang menyenangkan, berharga dan menjadi landasan kehidupan dan karakter Nasywa yang baik ke depan. Amiin :)

Minggu, 07 Juli 2013

Marhaban ya Ramadhan..




Yang lebih penting dari mulai puasa Selasa atau Rabu ialah mengilmui mengapa ada beda demikian; lalu beramal sesuai ilmu teryakini (@salimafillah, 2013)


Tahun ini naga-naganya akan terjadi perbedaan awal puasa, antara Selasa 9 Juli atau Rabu 10 Juli. Perbedaan itu -sebagaimana kutipan twit @salimafillah diatas- mohon ditanggapi secara biasa saja. Yang lebih penting adalah mengetahui ilmu dibalik perbedaan tersebut, misalnya apakah harus melihat langsung atau berdasarkan perhitungan, melihat langsung itu harus berapa derajat, kemudian cukupkah apabila telah ada yang melihat langsung -dan disumpah- menjadi dasar, hingga patutkah pemerintah dijadikan pemimpin dalam hal penentuan awal puasa. Kami disini tentu hanya punya ilmu yang sedikit dibandingkan para ahli,  dai dan alim ulama seantero jagat. Namun Insya Allah, kami akan mulai berpuasa Ramadhan tahun ini pada esok hari sebagaimana kami selalu mengikuti ketentuan dari salah satu organisasi Islam yang kami yakini.

Ada rasa bahagia yang amat sangat, kembali berada di gerbang Ramadhan. Semoga bahagia ini menjadi semangat menjaga konsistensi ibadah selama 30 hari kedepan amiin.

Berbeda dengan tahun-tahun lalu, Ramadhan tahun ini, Mr karmi akan jauh dari kami. Karena alasan pekerjaan, Mr Karmi harus tinggal di kota lain, dan hanya pulang di akhir pekan. Pasti akan sepi menjalani sahur-buka-tarawih tanpa Mr Karmi :(
Tetap semangaaat !!!


Selamat beribadah di bulan Ramadhan yaa...

 


Rabu, 03 Juli 2013

Tepat Setahun Menulis Blog..

Dengan membaca
Kamu akan mengenal dunia
Dengan menulis
Dunia akan mengenalmu
(@Pak_JK, 2013)

Penggalan twit dari salah satu negarawan kita, Pak JK beberapa hari lalu menjadi semangat tersendiri bagi Mrs karmi untuk terus menulis. Ya, menulislah..Apa saja..Menulis cerita sehari-hari, pengalaman hidup, inspirasi, ilmu, apapun. Dengan tulisan itulah, dunia akan mengenal siapa kita.

Hari ini tepat setahun menulis di blog ini. 4 Juli 2012 adalah  tulisan pertama Mrs Karmi. Optimisme akan berlanjutnya tulisan dalam blog ini masih terjaga hingga detik ini. Bagi Mrs Karmi ini pencapaian luar biasa. Tahun pertama terlampaui dengan 51 postingan tentang warna warni kehidupan keluarga Karmi. Tahun-tahun ke depan akan lebih banyak lagi kisah perjalanan yang kami bagi.

Ada seorang kawan yang sangat saya respect karena kualitas keilmuan dan kebaikan hatinya, memberikan komentar terkait aktivitas menulis blog yang Mrs kamri jalani. Komentar simple namun kemudian harus memakan tempat dalam pikiran Mrs Karmi selama beberapa hari.  Komentarnya kurang lebih seperti ini:

Kenapa share kehidupan personal? Bukannya orang akan dengan mudah melacak siapa kita?keluarga kita? hobi dll

Dan hari ini, dengan keyakinan penuh, bahwa blog ini dan segala isinya ada atas nama semangat untuk  berbagi, tidak ada maksud lainnya. The Karmis tulus menulis perjalanan kami untuk membagi kisah yang siapa tahu bisa bermanfaat bagi keluarga lain. Adalah kebiasaan Mrs Karmi untuk googling tentang apapun, termasuk rencana bepergian, atau mencari review tentang suatu tempat, tempat makan. Selama ini, Mrs Karmi merasa sangat terbantu dengan tulisan dan review dari dunia maya tersebut. Maka tidak ada salahnya untuk kembali menuliskan pengalaman pribadi keluarga kami dan membaginya pada dunia.

Kami yakin, semangat berbagi itu indah. Setiap kebaikan yang dengan ikhlas kita niatkan, kami yakin akan membawa kebaikan pula. Apabila memang ada pihak-pihak yang berniat melacak kita untuk tujuan yang kurang baik, biarkan saja. Kita tidak pernah bisa memaksakan dunia sesuai dengan kemauan kita. Pasti ada yang baik dan ada yang buruk. Asal kita pastikan bahwa jejak yang kita tinggalkan di dunia -nyata maupun maya- adalah hanya jejak kebaikan.

Selamat ulang tahun pertama thekarmis.blogspot.com..
Selamat melanjutkan tahun-tahun berkarya..






World Street Food Congress 2013


Berkat ajakan salah seorang teman kursus, Mrs karmi meluncur ke perhelatan World Street Food Congress 2013 . Lucu yaa makanan jalanan aja ada congressnya hehe. Lokasi penyelenggaraan juga unik yaitu  di Paddock and Pit F1 Singapore. Lumayan lah sekalian melihat sirkuit F1 terdekat dari Indonesia hehe. Lokasinya juga tepat berada di bawah Singapore Flyer lho..





Banyak rangkaian acara di WFSC 2013, tapi Mrs karmi secara khusus hanya ingin berwisata kuliner saja. Dengan membayar tiket masuk seharga  S$ 28, kita akan mendapatkan kupon yang bisa digunakan untuk jajan di stan makanan jalanan dari seantero jagad. Tidak diperkenankan membayar cash disini. Jadi kalau nominal dalam kupon sudah habis kita bisa membeli lagi kupon tambahan yang disediakan di sekitar venue.






Saatnya berkelana rasa..

daftar stan makanan yang turut berpartisipasi

antri di tengah terik matahari
Viatnemesse girl lengkap dengan hiasan kepala
Kuliner Indonesia turut meramaikan juga..Ada Nasi Kapau, Hidangan Manado, Sate, sampai Kue Pancong. Semua stan Indonesia laku diserbu pengunjung. Bangga..

invansi Nasi Kapau..Langsung dari Sumatera Barat
Kue Pancong naik kelas :)

Meskipun salah satu tujuan acara ini adalah agar kita bisa mencoba makanan dari negara lain yang belum tentu dapat kita nikmati, namun pada akhirnya Mrs Karmi tetap kembali ke selera asal yaitu Nasi Kapau hehe


 Laksa dari Penang, segar dengan Nanas dan Honje
Sebagai desert, kue apam dari India, mirip Surabi..
Sebagai tentengan pulang, tidak lupa Pisang Goreng Sambal Roa khas Manado. Dulu pertama kali tahu sempat heran, pisang goreng kok dimakan pakai sambal. Tapi ternyata enak lho..Nagih..

Acara jambore makanan jalanan seperti ini sangat unik, sebagai sarana mengenal citarasa dari negara lain. Setiap stan juga informatif menyebutkan kandungan bahan yang dipakai, seperti mengandung pork yang berarti tidak halal, atau memakai beef yang penting untuk vegetarian. Ada juga informasi tentang kandungan yang berpotensi menyebabkan alergen seperti kacang atau susu.Meskipun harganya relatif mahal, tapi kepuasan yang didapat sesuai kok. Sayang Mrs Karmi masih play save dalam memilih makanan hehe..Semoga lain kesempatan bisa lebih berani mencoba rasa lainnya..










OCBC Sky Walk..uji nyali di tengah hebusan angin..

diantara pohon artifisial
Mengakhiri kunjungan ke Gardens by The Bay, tidak lengkap tanpa menguji nyali melintasi jembatan yang menghubungkan Super Tree di OCBC Sky Walk. Super Tree ini merupakan pohon artifisial dengan kerangka dahan-dahan yang unik, serta memancarkan lampu-lampu hias di malam hari. Pohon-pohon ini menjadi landmark baru Singapore, terlihat menonjol diantara gedung-gedung pencakar langit di sekitarnya.

Harga tiket masuk adalah S$ 5 (sekitar Rp 40k). Kita akan diantar ke atas melalui lift tepat diujung jembatan. Hembusan angin sangat terasa kencang saat meniti jembatan tersebut. Disarankan untuk berhati-hati termasuk memegang kamera, jangan sampai keasyikan foto-foto sehingga keimbangan goyah dan barang-barang jatuh.




a walk to sky











Gardens by the Bay part 3: Could Forest

Sejak lama, Mrs Karmi sudah jatuh cinta pada bunga angrek, suasana hijau, dan gemericik air. Di Gardens kita bisa menikmatinya di tengah kota Singapura. Could Forest merupakan salah satu consevatory yang secara khusus menampilkan pesona hutan tropis. Begitu membuka pintu kita akan disuguhi air terjun buatan setinggi 30 meter.

air mancur memberi kesan segar dan berawan

dari sini air berasal
Selanjutnya hijaunya dedauan diselingi anggunnya kelopak anggrek menyambut pengunjung.






Naik ke lantai paling atas, atau di sebut The Lost World, kita bisa berjalan  di jalan setapak yang melingkari Cloud Forest, tepat di bawah atap kaca.  Kita bisa melihat seleluruhan consevatory, termasuk ke seluruh areal The Gardens.  Bagi yang tidak kuat ketinggian, ada juga jalan dengan ketinggian lebih rendah.